Apa Saja

Tips Mudik Lebaran Yang Aman dan Nyaman

Meski lebaran masih lama, sekitar 3 minggu lagi, tetapi tidak ada salahnya kalo kita membahas tips tentang ‘pulang kampung’. Pulang kampung ialah salah satu ‘tradisi’ yang tak pernah lepas dari kebiasaan masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang sedang merantau ke ibukota.

Persiapan mudik atau pulang kampung pun harus diperhatikan baik-baik, terutama berkaitan dengan kondisi fisik. Karena dengan kondisi fisik/kesehatan yang baik dapat menciptakan perasaan aman dan nyaman selama perjalanan menuju kampung halaman.

Satu hal yang tak kalah penting ialah kondisi kendaraan yang akan digunakan untuk mudik. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan bagus, aman dan nyaman dan siap ‘tempur’.

Dalam rangka #RamadhanFest2013 ini, aku akan men-share beberapa tips mudik lebaran. Berikut ada tips mudik yang aman dan nyaman versi Nindhy:

a. Kondisi Tubuh

Pastikan kondisi tubuh kalian dalam kondisi yang fit. Terutama bagi driver. Usahakan untuk memeriksakan kondisi badan sebelum berangkat ke kampong halaman, terutama untuk yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Dan jangan lupa untuk membawa serta obat-obatan yang diperlukan.

Jika merasa kondisi stamina mulai menurun jangan memaksakan diri untuk tetap melanjutkan perjalanan. Karena jika memaksa, akan dapat membahayakan keselamatan diri sendiri. Lebih baik beristirahatlah di posko-posko mudik yang telah disediakan.

b. Kondisi Kendaraan dan Perlengkapan yang Diperlukan

Kondisi kendaraan yang akan digunakan pun harus diperhatikan. Usahakan untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu ke bengkel untuk mengetahui apakah kendaraan dalam keadaan prima dan ‘siap tempur’. Pengecekan bisa dimulai dari tekanan ban, oli, dan lainnya. Bawa sikring (fuse) jika diperlukan.

Siapkan pula peta mudik dan pastikan peta mudik anda telah update. Atau bisa juga menggunakan GPS untuk memandu anda mencapai kampung halaman.

c. Bekal

Siapkan bekal makanan dan minuman yang cukup, terutama yang akan mudik dengan membawa serta sang buah hati. Jangan mudah menerima pemberian makanan/minuman dari orang yang tidak dikenal.

d. Packing Barang/Muatan

Satu hal yang tak luput untuk diperhatikan, ialah packing. Susunlah barang-barang yang akan kalian bawa berdasarkan tingkatan penggunaannya. Letakkan barang yang memiliki kemungkinan besar untuk digunakan pada bagian paling atas atau pada posisi yang mudah dijangkau/dikeluarkan. Agar disaat ingin digunakan tidak repot lagi untuk melakukan bongkar pasang.

Dan satu hal yang kadang terabaikan oleh para pemudik ialah membawa muatan yang terlalu banyak sehingga mengganggu kenyamanan dalam berkendara. Hindari untuk membawa barang yang berlebihan dengan alasan apapun. Karena itu akan sangat membahayakan keselamatan dalam berkendara. Bawalah barang-barang yang sangat dibutuhkan saja, untuk barang-barang seperti oleh-oleh bisa dikirimkan melalui pengiriman paket dengan menggunakan jasa pelayanan pengiriman paket.

e. Alat Komunikasi

Yang tak kalah pentingnya saat mudik ialah alat komunikasi. Alat komunikasi seperti handphone usahakan selalu dalam keadaan aktif, agar memudahkan kalian dalam melakukan panggilan jika diperlukan dan jangan lupa untuk membawa charger-nya. Pastikan pula sebelum melakukan perjalanan yang jauh, handphone sudah dalam keadaan terisi penuh.

f. Obat-obatan

Jangan lupa untuk membawa obat-obatan yang biasanya digunakan. Terutama untuk obat-obatan anak.

 

Advertisements

Aku Kembali

Heyhooooo. Long time no see.  *bener nggak tuh tulisannya*

Udah beberapa lama ini gapernah update blog. Kemarin-kemarin ceritanya lagi menyendiri gitu buat persiapan UAS.

UAS kemarin kurang mantab, huffftt… Semoga nilai tetap bagus,  nggak turun. *hope*

Tinggal satu semester lagi nie. Semoga lancar nggak ada halangan apapun. *Amiiiien*

Oh iya beberapa waktu lalu ada yang nanyain, kenapa aku kuliah ambil jurusan Ilmu Perpustakaan padahal jurusan ini jarang yang ambil.

Kalo aku mau bilang nie yak, jurusan Ilmu Perpustakaan untuk saat ini sudah mulai buuaaaaaanyaaaaaaak yang minatin, serius loh ini. Kenapa coba, soalnya setau ku pemerintah saat ini sedang membutuhkan banyaaaak banget tenaga pustakawan/pustakawati. Nggak heran kalo sekarang banyak yang minat kuliah di jurusan ini. Kampus yang menyediakan jurusan ini pun udah banyak menyebar dimana-mana, seperti UI, Universitas Terbuka, dll. (more…)

Ketika Bicara Tentang CINTA

Tiba-tiba kepikiran untuk menuliskan tentang CINTA, nggak tau kenapa kata itu yang tiba-tiba muncul dalam pikiranku semalam.Tapi baru sekarang aku tuangkan kedalam bentuk tulisan.

CINTA satu kata yang banyak makna.

Tapi CINTA yang aku tau ialah Cerita IndahNamun Tanpa Akhir. Kenapa aku bilang gitu, ya karena emang nyatanya begitu. Biarpun kita sudah bilang ‘nggak ada lagi cinta, cinta itu udah mati’  tapi nyatanya masih tetap aja kita ngerasainnya.

CINTA itu bisa hadir disaat dan bahkan di tempat yang nggak pernah kita duga sebelumnya. Kita juga nggak bisa memprediksi kapan CINTA itu menghampiri kita dan kapan bakal ninggalin kita. (more…)

Tawuran? Mending Ta’arufan

Beberapa hari kemarin Dunia pendidikan dihebohkan dengan beberapa tawuran.

Yah, semisal yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. Yang menewaskan seorang siswa dari salah satu sekolah disana. Menurut beberapa berita tawuran yang terjadi itu terjadi karena ‘tawuran-tawuran sebelumnya‘, istilahnya balas dendam gitulah. Nah, kalo menurutku tawuran itu rugi banget. Rugi nyawa sih yang paling vital menurutku. Banyangin aja, tawuran pasti nggak hanya ngandelin kekuatan fisik bahkan ada juga yang pake senjata tajam. Apa nggak ngeri tuh?

Mereka-mereka yang ikut tawuran kadang nggak ngerti “kenapa mereka ikutan kegiatan itu (baca: tawuran)“. Banyak yang bilang adu gengsilah, rebutan kekuasan tempat nongkrong, bahkan ada yang konyol (menurutku) gara-gara rebutan gebetan. Nah, masalah-masalah itu kalo dipikir dengan akan normal pasti bisa diselesaikan dengan baik-baik.

(more…)